Biodata dan Karir Mentereng Mahfud MD, Cawapres Ganjar Pranowo

Mahfud MD, foto: net
Mahfud MD, foto: net

Calon wakil presiden yang menjadi pasangan Ganjar Pranowo, Mahfud MD kemarin (19/10) resmi telah didaftarkan ke KPU. Sehari sebelumnya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan penunjukan Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar.

Mahfud MD diketahui adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

Mahfud MD merupakan satu di antara sedikit politikus yang memiliki pengalaman lengkap pernah menduduki jabatan eksekutif, legislatif dan yudikatif sekaligus (trias politika). Jabatan yang pernah diembannya membuatnya memiliki nilai lebih dan keunikan yang sukar dicari tandingannya.

Perjalan karier Mahfud MD juga cukup mentereng. Cendekiawan muslim ini secara kultural terafiliasi dengan NU namun juga relatif bisa diterima di semua kalangan.

Lantas siapa sosok Mahfud MD? Simak profil dan perjalanan kariernya, mengutip berbagai sumber. 

Pemilik nama lengkap Mohammad Mahfud Mahmodin saat ini tengah menjabat sebagai Menko Polhukam. Mahfud MD menjabat sejak 23 Oktober 2019, menjadi tokoh sipil pertama yang mengemban jabatan tersebut dan dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada masa jabatannya sebagai Menko Polhukam, Mahfud ditugaskan oleh Presiden Jokowi untuk menduduki jabatan Menteri Dalam Negeri (ad interim) ketika menteri definitif, Tito Karnavian melakukan diplomasi ke Singapura pada 2020.

Kemudian, Mahfud Md juga didapuk menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (ad interim) sewaktu menteri definitif, Tjahjo Kumolo mengalami sakit hingga akhirnya meninggal dunia. Ia kembali menjabat jabatan yang sama pada 16 Juli 2022 sebagai pelaksana tugas menteri.

Sebelumnya, Mahfud Md pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008–2013[8] dan Hakim Konstitusi pada periode 2008-2013. Ia merupakan anggota DPR dan Menteri Pertahanan (Menhan) pada Kabinet Persatuan Nasional.

Pendidikan dan Masa Kecil

Mahfud MD lahir di Sampang, Madura pada 13 Mei 1957. Dia lahir dari pasangan Mahmodin dan Siti Khadijah. Ketika Mahfud berusia dua bulan, keluarga Mahmodin pindah ke Pamekasan, daerah asalnya.

Ketika Mahfud berusia dua bulan, keluarga Mahmodin pindah ke Pamekasan, daerah asalnya.

Riwayat Pendidikan Mahfud MD:

Madrasah Ibtidaiyah di Pondok Pesantren al Mardhiyyah, Waru, Pamekasan, Madura

SD Negeri Waru, Pamekasan, Madura

Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA) Negeri Pamekasan, Madura

Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) Yogyakarta

Sarjana Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

Sarjana Sastra Arab, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Magister Ilmu Politik, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Doktor Ilmu Hukum Tata Negara, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Profesor Hukum Tata Negara, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

Perjalanan Karier

Mahfud Md lebih dikenal sebagai staf pengajar dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sejak 1984.

Sebelum menjabat sebagai Hakim Konstitusi, Mahfud pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI (2000-2001), Menteri Kehakiman dan HAM (2001), Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (2002-2005), dan Rektor Universitas Islam Kadiri (2003-2006).

Lalu Anggota DPR RI duduk Komisi III (2004-2006), Anggota DPR RI duduk Komisi I (2006-2007), Anggota DPR RI, duduk di Komisi III (2007-2008), Wakil Ketua Badan Legislatif DPR-RI (2007-2008), dan Anggota Tim Konsultan Ahli Pada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Depkum-HAM Republik Indonesia.

Selain itu, Mahfud Md juga masih aktif mengajar di Universitas Islam Indonesia (UII), UGM, UNS, UI, Unsoed, dan lebih dari 10 Universitas lainnya pada program Pasca Sarjana S2 dan S3.

Mata kuliah yang diajarkan adalah Politik Hukum, Hukum Tata Negara, Negara Hukum dan Demokrasi serta pembimbing penulisan tesis dan desertasi. Berikut selengkapnya:

Pekerjaan Mahfud Md:

Dosen Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia (1984–)

Sekretaris Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1986–1988)

Pembantu Dekan II Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia (1988–1990)Direktur Karyasiswa, Universitas Islam Indonesia (1991–1993)

Pembantu Rektor I Universitas Islam Indonesia (1994–2000)

Direktur Pascasarjana Universitas Islam Indonesia (1996–2000)

Anggota Panelis dan Asesor, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (1997–1999)

Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002–2005)

Rektor Universitas Islam Kadiri (2003–2006)

Jabatan pemerintahan:

Plt. Staf Ahli dan Deputi Menteri Negara Urusan HAM (1999–2000)

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, kemudian Menteri Kehakiman (2000–2001)

Anggota DPR RI, menempati Komisi III dan Wakil Ketua Badan Legislatif (2004–2008)

Anggota Tim Konsultan Ahli pada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Depkum HAM RI (sekarang)

Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (2008–2013)

Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017–2018)

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (2018–)

Menkopolhukam (2019–)

Ketua Kompolnas