Tingkatkan Infrastruktur Charging Kendaraan Listrik, PT PLN MOU Dengan PT SANTOMO


 PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan kendaraan listrik di NTB. Hal ini terlihat dari upaya PLN menyediakan infrastruktur alat charging terbaru dan ditandai dengan penandatanganan Kerjasama (MoU) dengan PT Santomo Green Power Management di Kota Mataram, pada Selasa (15/12).

Presiden Direktur PT Santomo Green Power Management, Mr. Shuntaro Yamaguchi menjelaskan bahwa pihaknya ingin  berkontribusi untuk ikut serta dalam mencapai target besar yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia yaitu Net Zero Emission pada tahun 2060, khususnya di provinsi NTB.

“Kami menyadari faktor penting dari segmen transportasi, dimana kita ketahui sepeda motor adalah kendaraan yang paling banyak di Indonesia. Itulah mengapa kami ingin terlibat dalam bisnis ini, terutama dalam pasar sepeda motor listrik dengan infrastruktur pendukungnya, karena produk kami adalah produk elektronik,” jelas Shuntoro.

Ia pun gembira menyambut kolaborasi dengan PLN UP3 Mataram, dan melihat lebih jauh ke depan untuk tetap menjaga lingkungan di Lombok dan menyatakan potensi pembuatan pilot project seperti wisata ramah lingkungan di Lombok.

Shuntoro mengaku optimis dengan perkembangan electrifying lifestyle yang ada di NTB. Di mataram sendiri sangat banyak energi baru terbarukan, tidak hanya di kota Mataram, namun di lokasi lain yang ada di NTB, sejalan dengan transformasi energi yang semakin meningkat.

“Sebagai langkah pertama kami adalah menjalin sinergi dengan PLN UP3 Mataram. Untuk selanjutnya, kami sangat terbuka untuk berdiskusi dalam hal apa saja, menambah jumlah kendaraan, menambah infrastrukur, dan banyak hal lainnya, sekali lagi, kami sangat terbuka untuk berkolaborasi,” tambahnya.

Pada acara ini ikut juga bergabung ROMLI (Rombongan Motor Listrik) Cabang Mataram. Rezha, salah perwakilan dari ROMLI menyambut baik kerjasama antara PLN UP3 Mataram dan PT Santomo Green Power Management. “Kami sangat menyambut baik kerjasama ini. dan semoga pengguna motor Listrik semakin bertambah dan ini sangat mendukung pengurangan emisi akibat proses pembakaran bahan bakar minyak.” ujar Rezha.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menjelaskan pihaknya melalui PLN UP3 Mataram melakukan kerjasama dengan PT Santomo untuk menyediakan alat charging terbaru bagi warga di pulau Lombok khususnya pengguna baterai SWAP yang sangat membantu dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik. 

“Kami melihat perkembangan ekosistem kendaraan listrik di NTB cukup masif dan kerjasama ini kami harapkan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Djarwo.

Kerjasama ini direncanakan berlaku selama 1 tahun pertama dengan opsi perpanjangan. Pengguna kendaraan listrik di pulau Lombok saat ini tercatat mencapai 1.000 unit, dimana jumlah mobil listrik sebanyak 18 unit, motor listrik sebanyak 175 unit dan sepeda listrik ada lebih dari 500 unit. Sementara, SPKLU yang ada saat ini sejumlah 8 titik SPKLU dan 3 titik CAK KOLIS untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Pulau Lombok.

"Titik charging baterai SWAP saat ini disiapkan di kantor UP3 Mataram dengan opsi ke depannya akan disiapkan juga di daerah Praya, Selong, dan Cakranegara dengan alternatif kerjasama dengan salah satu toko ritel modern sebagai tempat penyediaan baterai SWAP ke depannya. Semoga upaya ini mampu mengakselerasi pengguna kendaraan listrik di NTB," tutup Djarwo.